
Istilah-istilah unik dalam olahraga panjat tebing sering kali menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Selain memiliki arti dan pengertian yang khusus dalam konteks olahraga ini, istilah-istilah tersebut juga seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari para pecinta panjat tebing.
Baca juga : Atlet-Atlet Catur Internasional
Oleh karena itu, pada artikel kali ini, kita akan membahas beberapa istilah unik dalam olahraga panjat tebing yang perlu diketahui.
- “Beta” Beta merujuk pada informasi yang diberikan kepada seorang pendaki sebelum mereka mencoba rute panjat tebing tertentu. Informasi ini dapat berupa teknik, strategi, atau trik yang dapat membantu pendaki untuk menyelesaikan rute dengan lebih efisien. Pada umumnya, informasi beta ini diberikan oleh pendaki lain yang sudah mencoba rute tersebut sebelumnya.
- “Crux” Crux adalah bagian dari rute panjat tebing yang paling sulit dan menantang. Biasanya, crux diidentifikasi sebagai bagian dari rute yang mengharuskan pendaki menggunakan teknik atau kemampuan khusus untuk melewati rute tersebut. Crux seringkali menjadi titik kunci dalam menyelesaikan rute panjat tebing.
- “Flash” Flash merujuk pada pencapaian pendaki dalam menyelesaikan rute panjat tebing pada percobaan pertama mereka tanpa adanya beta sebelumnya. Flash dianggap sebagai prestasi yang sangat dihormati dalam olahraga panjat tebing.
- “On-sight” On-sight adalah pencapaian pendaki dalam menyelesaikan rute panjat tebing pada percobaan pertama mereka tanpa adanya beta sebelumnya dan tanpa melihat pendaki lain mencoba rute tersebut. On-sight dianggap sebagai pencapaian yang lebih tinggi daripada flash.
- “Redpoint” Redpoint merujuk pada pencapaian pendaki dalam menyelesaikan rute panjat tebing setelah mencoba rute tersebut beberapa kali sebelumnya. Pada setiap percobaan, pendaki mencatat kesalahan dan membuat perbaikan untuk mencapai tujuan akhir. Redpoint dianggap sebagai pencapaian yang sangat memuaskan dalam olahraga panjat tebing.
- “Dyno” Dyno adalah teknik yang digunakan oleh pendaki untuk melewati bagian yang sulit dari rute panjat tebing dengan melakukan lompatan yang eksplosif. Teknik ini memerlukan kecepatan, keberanian, dan akurasi yang tinggi.
- “Mantle” Mantle adalah teknik yang digunakan oleh pendaki untuk menempatkan tubuh mereka pada platform yang datar dan stabil. Teknik ini sering digunakan pada akhir rute panjat tebing ketika pendaki harus menempatkan kaki atau tangan mereka pada platform yang stabil sebelum bergerak ke atas.
Itulah beberapa istilah unik dalam olahraga panjat tebing yang perlu diketahui.
Dengan memahami istilah-istilah ini, pendaki dapat berbicara dengan lebih lanc

You must be logged in to post a comment Login